BORNEONEWS, Muara Teweh – Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara terus melakukan upaya untuk mempercepat program Optimalisasi Lahan (Opla) Rawa yang kini tengah dijalankan di beberapa kawasan di wilayah setempat.
Kepala Dinas Pertanian Barito Utara, Syahmiludin A Surapati mengatakan, program tersebut dijalankan di empat kecamatan dengan luasan sekitar 940 hektar.
Empat kecamatan tersebut, jelas dia, yakni Kecamatan Gunung Timang, Kecamatan Teweh Selatan, Kecamatan Montallat dan Kecamatan Teweh Timur.
“Semoga pada tahun yang akan datang (2022) bisa lebih luas lagi kita dapatkan, termasuk untuk 5 (lima) Kecamatan lainnya di wilayah Kabupaten Barito Utara,” kata Syahmiludin, Selasa, 9 November 2021.
Dia melanjutkan, kegiatan ini untuk mewujudkan sistem ketahanan pangan yang dikoordinir dan dikendalikan sepenuhnya oleh Korem 102/Panju Panjung, Kodam Tanjungpura.
--page
“Memang program opla rawa tahun 2021 ini tidak mudah, tapi mungkin dapat dikerjakan dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para petani,” terangnya.
Dia menjelaskan, progress pekerjaan sangat berat dan di luar rencana perhitungan dari SID (survey, identifikasi dan desain) awal yang dibuat oleh konsultan perencana.
“Semoga program ini dapat terlaksana dan terselesaikan dengan baik agar petani atau Poktan dapat memanfaatkan potensi lahan yang tidak bisa digarap untuk kegiatan usaha tani selama ini,” harapnya. (RAMADHANI/B-7)









