BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi sebagai upaya membentuk herd immunity dan hingga saat ini capaian vaksinasi dosis pertama telah 68 persen.
Berdasarkan update vaksinasi Covid-19 yang diunggah akun resmi media sosial milik Diskominfo, Selasa 8 November 2021 bahwa dari jumlah sasaran vaksinasi 203.286 orang dan 68,097 persennya sudah disuntik vaksin dosis pertama.
"Jumlah orang yang menerima vaksin dosis pertama yaitu 138.431 orang, sementara itu untuk dosis kedua saat ini sudah mencapai 82.593 orang atau 40,029 persen," isi rilis dari Satgas Covid-19 Kobar yang diketuai Bupati Nurhidayah.
Sasaran vaksinasi yang terdiri dari SDM Kesehatan 1.725 orang, Lansia 13.597 orang, Pelayanan Publik 23.407 orang, Masyarakat Umum/Rentan 138.344 orang dan Remaja 26.213 orang.
Dalam data yang sama disampaikan sasaran untuk SDM Kesehatan dari 1.725 yang sudah menerima dosis 1 sebanyak 2.598 atau 150,61 persen untuk dosis 2, sebanyak 2.530 atau 146,67 persen.
--page
"Untuk dosis 3 atau boster sudah sebanyak 1.808 orang atau 104,81 persen," isi rilisnya. Selanjutnya untuk lansia dari jumlah sasaran 13.597 orang, yang telah mendapat vaksin dosis 1 sebanyak 7.505 atau 55,20 persen dan dosis 2 sebanyak 5.452 orang atau 40,10 persen.
Kemudian pelayanan publik di Kobar dari jumlah sasaran 23.407 orang, yang sudah disuntik vaksin dosis 1 sebanyak 21.082 orang atau 90,07 persen dan untuk dosis 2 sebanyak 18.436 orang atau 78,76 persen.
Selanjutnya sasaran vaksin masyarakat umum atau rentan dengan sasaran 138.344 orang yang sudah menerima dosis 1 sebanyak 91.591 orang atau 66,21 persen dan dosis 2 sebanyak 46.855 orang atau 33,87 persen.
"Sementara itu sasaran untuk remaja, dari jumlah sasaran 26.213 orang yang sudah menerima dosis 1 sebanyak 15.655 orang atau 59,72 persen dan dosis 2 sebanyak 9.320 orang atau 35,555 persen," tuturnya.
Hingga saat ini percepatan vaksinasi terus digencarkan, termasuk melibatkan stake holder. Bupati Kobar berharap herd immunity segera terbentuk sehingga pandemi Covid-19 dapat segera berakhir.
"Kita tidak tahu kapan pandemi Covid-19 ini berakhir, tapi melalui vaksin dan juga disiplin Prokes, semoga pandemi dapat segera berakhir," pungkasnya. (DANANG/B-6)









