BORNEONEWS, Sukamara - Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukamara, jumlah masyarakat yang saat ini belum tervaksinasi covid-19 sekitar 26 persen. Sebagian besar berada di luar Kota Sukamara.
"Hanya tersisa 26 persen aja, ini berada dititik luar sama dengan orang yang tidak ingin vaksin, jadi sisa ini yang kita kejar," kata Kepala Dinkes Sukamara, Ari Junita, Rabu, 10 November 2021.
Menurut dia, di wilayah Bumi Gawi Barinjam memang ada beberapa tempat yang masyarakatnya masih banyak belum tervaksin, sehingga pihaknya terus melakukan vaksinasi massal di kawasan itu.
"Seperti di pantai, memang banyak masyarakatnya yang tidak mau di vaksin, jadi kita paksa dengan berbagai cara, seperti didatangi kerumah, janjian dulu kapan mereka ada dirumah, seperti itu," tuturnya.
Dia menjelaskan, semakin sedikit jumlah target yang tersisa, kegiatan vaksinasi semakin sulit dilakukan, mengingat saat ini hanya tersisa orang-orang yang memang tidak ingin divaksinasi.
--page
"Makin keujung ini makin susah, karena sisa ini adalah orang yang memang tidak mau, jadi memang harus dikejar," ujar Ari.
Diketahui, capaian vaksinasi covid-19 dosis satu di Kabupaten Sukamara saat ini telah mencapai 71 persen dari target 50 ribu warga yang akan divaksinasi.
Sementara itu, Wakil Bupati Sukamara H Ahmadi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu takut dan kawatir di vaksinasi, mengingat vaksin yang disuntikkan aman dan halal.
"Disampaikan juga kepada masyarakat, bahwa tidak ada yang harus ditakutkan dengan vaksinasi, karena para lansia kita ini sekarang ada yang sudah mengikuti tahap kedua dan semua dalam keadaan sehat," tukas Ahmadi. (NORHASANAH/B-7)









