PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Petugas Kepolisian mengimbau kepada pengguna Jalan yang melintas di lokasi banjir Jalan trans Kalimanatan Palangka Raya - Bukit Rawi tepatnya di Desa Penda Barania, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau diharapkan ekstra hati-hati. Ini karena diruas Jalan tersebut terdapat banyak lubang cukup dalam.

Pesan ini disampaikan Kaur Bin Ops Satlantas Polres Pulang Pisau Ipda Tri Budiyantoro mewakili Kasatlantas AKP Waryono saat ditemui di lokasi banjir, Rabu 10 November 2021.

Tri menjelaska, banjir yang merendam Jalan trans Kalimantan poros tengah ini hingga kini sudah mencapai sepanjang 1 kilo meter.

"Ada 3 titik diruas Jalan tersebut yang rusak dengan lubang cukup dalam mulai 25 hingga 27 centimeter," katanya.

Oleh sebab itu pihaknya mengimbau para pengguna jalan yang melintas diruas tersebut agar berhati-hati serta waspada.

Pantauan borneonews.co.id, pengendara yang melintas di jalan banjir tidak sedikit yang terjebak dan terperosok di lubang yang cukup dalam. Lantaran aspal di badan Jalan sudah banyak rusak.

--page

Sejumlah warga secara sosial terlihat sebagai pemandu bagi pengguna jalan agar terhindar dari lubang tersebut.

Meski demikian tidak sedikit juga para pengendara mengalami musibah baik terperosok di lubang maupun mengalami kendala pada mesinnya.

Sepekan ini Jalan Trans Kalimantan poros tengah tepatnya di Desa Penda Barania, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau terendam banjir.

Banjir di lokasi ini karena intensitas hujan cukup tinggi, akibatnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan tidak mampu menampung air dan akhirnya meluap hingga merendam Jalan negara itu.

Banjir yang melanda di lokasi itu merupakan banjir kiriman dari hulu. Selain itu juga banjir musiman setiap tahun.

Untuk mengantisipasi banjir di lokasi itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah membangun sebuah jembatan layang. Saat ini pelaksanaan pekerjaan Mega proyek tersebut sedang berlangsung. (PARLIN TAMBUNAN/B-11)