BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Air laut yang sedang pasang menggenangi pemukiman warga di Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir, Rabu malam hingga Kamis dini hari, 11 November 2021.
Pemukiman warga yang berada di wilayah bantaran sungai Seruyan ini, sudah mulai tergenang akibat air pasang laut dalam dua hari terakhir.
Kepala Desa Sungai Undang, Ikhwan Arifin menyampaikan, akibat luapan air laut yang pasang hampir 70 persen pemukiman warga di desa setempat tergenang.
“Tadi malam yang terparah, ketinggian air hampir mencapai 1 meter dari permukaan jalan, sehingga banyak rumah warga yang ikut tergenang, “ katanya, Kamis, 11 November 2021.
Ikwan menuturkan, pasang air laut mulai meninggi sekitar pukul 22.00 Wib dan surut sekitar pukul 03.00 Wib dinihari.
Menurutnya, pasang air laut yang terjadi, ditambah dengan tingginya intensitas hujan mengakibatkan volume air semakin tinggi hingga ke jalan dan pemukiman.
--page
“Fenomena alam pasang air laut ini jika diamati merupakan siklus tahunan, namun untuk tahun ini yang paling parah,“ ungkapnya.
Kepada warga ia mengimbau agar berhati hati. Pada saat terjadi genangan agar peralatan elektronik diamankan, kemudian menutup lubang yang berpotensi masuknya binatang berbahaya.
“Kami minta kepada warga untuk tetap bersiaga hingga air dipastikan surut dan bisa membantu tetangga sekitar apabila memerlukan bantuan untuk mengamankan barang miliknya,“ tandasnya. (FAHRUL/B-5)









