BORNEONEWS, Sukamara - Sejak 2018, program penanaman mangrove di Kabupaten Sukamara saat ini telah mencapai 719 hektare penanaman dilakukan dibeberapa wilayah di 2 kecamatan.
"Penanaman mangrove ini sudah dilakukan sejak tahun 2018 sampai tahun 2021," kata Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukamara Syamsir Hidayat, Kamis 11 November 2021.
Saat ini total mangrove yang telah ditanam seluas 719 hektare yang terdiri dari program mangrove reguler seluas 100 hektare dan sistem Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari 2020 sampai 2021 telah ditanam seluas 610 hektare.
"Hari ini kita kembali melakukan penanaman mangrove di Desa Sungai Pasir dengan luas mencapai 100 hektare," ujarnya.
Tujuan percepatan rehabilitasi mangrove untuk memulihkan lingkungan dan pemulihan ekonomi nasional akibat covid-19. Tahun ini kelompok yang mendapatkan kegiatan penanaman mangrove ada 5 poktan.
"Yang akan menanaman mangrove ini ada 5 poktan, Poktan Bantu Berkah, Poktan Bundung Berkah, Poktan Bundung Jaya, Poktan Danau Purun Berkah dan Poktan Ujung Pasir. Setiap kelompok menanaman mangrove seluas 20 hektare," tuturnya.
--page
Syamsir menambahkan pola tanam yang akan dilakukan dalam penanaman mangrove tersebut akan dilakukan dengan sistem intensif, silvofishery, rumpun berjarak dan sistem tambak. (NORHASANAH/B-11)









