SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Chirwan Novriandi, warga Gang Gelatik, Jalan Tidar 4, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kotawaringin Timur (Kotim) kaget bukan kepalang. Bagaimana tidak, dia menemukan ular king kobra berwarna kuning keemasan dalam posisi siaga di halaman belakang rumahnya. 

"Mengetahui hal tersebut, dirinyapun langsung masuk ke dalam rumah dan menutup pintu," kata Muhammad Febbry, salah seorang anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, Jumat, 12 November 2021. 

Laporan itu diterima Disdamkarmat Kotim pada Kamis, 11 November 2021. Mendapatkan laporan itu, sebanyak 8 personel Disdamkarmat Kotim dikerahkan ke lokasi dengan peralatan lengkap. 

Setiba di kediaman pelapor, petugas menanyakan titik kemunculan ular berbisa mematikan itu.  Setelah mendapatkan informasi, petugaspun langsung diarahkan masuk ke halaman belakang rumah untuk melakukan pencarian. 

"Saat kami mencari ular tersebut sudah bersembunyi dalam celah lantai beton antara pipa saluran pembuangan," imbuh Akhmad Dicky, petugas lainnya. 

--page

Tak mudah menangkap ular itu, petugas terpaksa harus membongkar lantai beton. Setelah mendapat izin dari pemilik rumah petugas pun menjebol lantai beton. Petugas pun menemukan ular yang dimaksud. 

Mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, petugas pun menggiring ular itu ke tanah lapang. Kemudian baru menangkap dan mengamankan ular tersebut. King kobra atau biasa dikenal dengan nama latin Ophiophagus hannah sepanjang 2 meter diamankan petugas. Selanjutnya ular tersebut akan dibawa ke tempat jauh dari permukiman masyarkat. (USAY NOR RAHMAD/B-7)