BORNEONEWS, Sampit -Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) H Rudianur mengingatkan pemanfaatan APBD Kotim 2022 mendatang bukan untuk kepentingan kelompok.
Ia berharap, apa yang dibahas harus bisa membawa manfaat untuk masyarakat luas, bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.
Menurut Rudianur, anggaran harus benar-benar tertuju pada azas pemerataan dan juga peningkatan ekonomi kerakyatan yang dicita-citakan bersama sesuai dengan slogan Bupati bekerja cepat untuk Kotim maju.
”Tapi perlu diingat bahwa kemajuan yang dimaksud bukanlah sekadar kemampuan mendirikan monumen atau bangunan-bangunan megah,” katanya, Sabtu, 13 November 2021.
Politisi Partai Golkar ini menyatakan, hasil pembangunan bisa tak berarti ketika tidak selaras dengan keadaan ekonomi masyarakat.
--page
“Saya melihat masih ada masyarakat miskin tidak diperhatikan lagi kebutuhan dasarnya, ketika hak-hak yang seharusnya diperuntukan bagi mereka yang justru mereka tak bisa lagi mendapatkannya,” pungkasnya.
Rudianur mengakui kebutuhan anggaran untuk mengakomodasi apa yang ada di dalam aspirasi pembangunan baik itu musrenbang dan juga reses DPRD memang belum mencukupi.
Namun ia menekankan setidaknya hasil reses dan musrenbang itu jadi acuan penyusunan rencana kerja anggaran (RKA) yang nantinya akan diserahkan kepada masing-masing komisi sebagaimana mitra kerja masing-masing dari SOPD tersebut. (NACO/B-7)









