SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - 6 Kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) saat ini kembali dilanda banjir. Dengan ketinggian air bervariasi mulai dari 1 meter hingga 1,7 meter. 

"Dari laporan yang kami terima sementara, ada 6 kecamatan yang dilanda banjir, mulai dari wilayah Utara hingga Kota Sampit," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Rihel, Sabtu, 13 November 2021. 

Kecamatan yang dilanda banjir tersebut untuk di perkotaan ada 16 titik di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Baamang. Selain itu yakni di Kecamatan Tualan Hulu, Parenggean, Cempaga Hulu, dan Cempaga.

Banjir terjadi di 6 kecamatan tersebut sejak Kamis, 11 November 2021. Namun ketinggian air terus meningkat sejak kemaren, karena hujan deras hampir mengguyur seluruh wilayah di Kotim. 

"Dampak banjir tersebut, tidak sedikit air sudah masuk dalam rumah warga. Kamipun masih menunggu data resmi di lapangan," katanya. 

--page

Saat ini tim BPBD sendiri terus berupaya untuk menghubungi pihak kecamatan dan desa yang terdampak. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mengetahui bantuan apa saja yang harus diberikan oleh pemkab. 

"Baru ada beberapa yang melapor, terkait data kami akan update lagi," terang Rihel. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)