BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengatakan vaksinasi COVID-19 untuk dosis pertama di Ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah sudah mencapai 82,87 persen.
"Ada 185.139 orang dari 223.417 target vaksinasi telah telah disuntik dosis pertama. Capaian tersebut mencapai 82,87 persen dari target vaksin," katanya, Sabtu 13 November 2021.
Kemudian untuk vaksinasi COVID-19 di "Kota Cantik" dosis kedua telah tercapai 64,08 persen atau sebanyak 143.171 orang telah divaksin COVID-19.
Dalam rangka mempercepat capaian vaksin COVID-19 pemerintah Kota Palangka Raya bersama sejumlah pihak lain menggencarkan vaksinasi baik yang dilakukan pusat layanan kesehatan maupun pihak lain.
Data Satgas COVID-19 Kota Palangka Raya menunjukkan 223.417 target vaksin tersebut terbagi menjadi lima kategori yakni SDM kesehatan dengan target 3.512 sasaran, lansia 14.287 sasaran, pelayanan publik 21.920 sasaran, masyarakat umum 154.647 sasaran dan remaja sebanyak 29.051 sasaran.
Dari data yang sama sasaran vaksinasi COVID-19 SDM kesehatan 5.262 orang telah mengikuti vaksin dosis pertama, 5.088 orang telah menyelesaikan vaksin dosis kedua dan 3.742 orang tenaga kesehatan telah divaksin booster.
--page
Selanjutnya capaian vaksin sasaran lansia tercatat 8.235 orang telah mengikuti vaksin dosis pertama dan 7.052 telah menyelesaikan vaksin kedua. Dari sasaran pelayanan publik tercatat 52.931 orang telah divaksin dosis pertama dan 47.151 orang menyelesaikan vaksin dosis kedua
Untuk sasaran masyarakat umum 91.454 orang telah divaksin dosis pertama dan 63.623 orang telah divaksin dosis kedua. Terakhir sasaran remaja tercatat 27.257 orang telah divaksin dosis pertama dan 20.257 orang telah menyelesaikan vaksin dosis kedua.
"Kami bersama berbagai pihak terkait juga terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi sebagai upaya antisipasi penyebaran COVID-19 gelombang ketiga yang diperkirakan terjadi pada akhir tahun hingga awal tahun baru nanti," katanya.
Fairid mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan COVID-19 sebagai upaya meminimalkan potensi dan mencegah mata rantai penyebaran COVID-19 yang tak kunjung usai.
Sebagai upaya pemutusan rantai penyebaran COVID-19, Pemerintah Kota Palangka Raya, melalui tim gugus tugas terus melakukan berbagai upaya mulai dari sosialisasi, deteksi dini, pengamanan hingga penanganan kasus.
--page
Dia menambahkan saat ini kasus COVID-19 di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah terus menurun sejak akhir Oktober lalu. Dampaknya Pemerintah Kota Palangka Raya memberlakukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 hingga 22 November mendatang.
Pihaknya juga terus meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan pasokan oksigen serta sarana dan prasarana pendukung penanganan COVID-19 tersedia jika terjadi kenaikan kasus.
ANTARA









