SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), H. Rudianur mengaku bangga dengan salah satu asset budaya milik Kotim. Salah satunya adalah Betang Tumbang Gagu, di Kecamatan Antang Kalang. 

Politisi Partai Golkar mengakui betang ini merupakan salah satu aset daerah yang harus dipertahankan dan tidak boleh rusak.

'Kita merasa bangga dengan salah satu aset budaya di Tumbang Gagu, betang yang begitu besar harus kita perhatikan secara bersama-sama," kata Rudianur, Minggu, 14 November 2021.

Pemerintah daerah ditekankan agar betang ini terus diperhatikan bahkan dilakukan pemugaran untuk mempertahankan eksistensinya ditengah  gempuran zaman seperti sekarang.

Rudianur bersama pimpinan DPRD Kotim lainnya langsung mendatangi Betang Tumbang Gagu itu. Mereka melihat bagaimana kemegahan dari rumah Suku Dayak yang fenomenal tersebut.

--page

Rudianur mengakui eksistensi dari Betang Tumbang  Gagu tersebut. Seyogyanya tidak hanya sekelas lokal dan nasional tetapi juga sudah sampai ke dunia internasional. 

Hal itu dibuktikan dengan kerapnya dikunjungan turis dan wisatwan dari mancanegara. Bahkan ada yang bermalam di Betang  ini.

“Saya sepakat bagaimana betang itu dipoles kembali  dibenahi  namun harus tetap memperhatikan dan mempertahankan orisinalitasnya jangan sampai diubah, tetapi bagian-bagian lainnya bisa ditambah dan dilangkapi dengan  dokumentasi dan buku-buku penunjang supaya mereka yang berkunjung disana juga bisa membaca bagaimana sejarah Betang itu serta pembangunannya,” kata dia.

Rudianur berharap Dinas  Kebudayaan dan Pariwisata menindaklanjuti pasca kunjungan sejumlah pejabat daerah pada hari Pahlawan 10 November lalu.

Ia tidak ingin hanya  usai kegiatan itu maka selanjutnya tidak  ada tindaklanjut perhatian dari pemerintah daerah setempat.(NACO/B-5)