PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Akibat diguyur hujan tadi malam, maka sejumlah komplek perumahan juga turut kebanjiran dan salah satunya di Komplek Mamangun di Jalan AMD, Kelurahan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya.

Hujan dengan itensitas tinggi yang mengguyur Kota Palangka Raya beberapa hari terakhir mengakibatkan sejumlah wilayah terutama yang berada di bantaran DAS terendam banjir seperti Mendawai, Petuk Katimpun, Pahandut Seberang, Marang, dan wilayah lainnya.

Salah satu warga komplek perumahan Mamangun, Yuli mengatakan selama tinggal di komplek perumahan tersebut hampir 4 tahun baru kali ini banjir terjadi cukup besar bahkan sampai ada rumah yang turut terendam.

"Selama tinggal di komplek ini meski hujan tidak pernah terjadi banjir, tapi kali ini berbeda. Entah akibat air mengendap karena tidak adanya drainase atau memang kiriman dari tempat lain, saya kurang paham juga," katanya, Senin 15 November 2021.

Berdasarkan pantauan di lapangan, ada 1 rumah warga yang sudah kemasukan air sekitar beberapa centi meter, sedangkan yang lainnya masih tergolong aman. 

Ada juga dapur rumahnya yang sudah terendam. Akan tetapi jika terjadi hujan lagi kemungkinan rumah di komplek perumahan ini bisa saja semuanya terendam.

--page

Sementara itu Ketua RT 003 Kelurahan Petuk Katimpun, Zainudin S Udang mengingatkan kepada warga supaya senantiasa berhati-hati dengan keadaan banjir yang terjadi, terutama bagi anak-anak.

"Orang tua harus mengawasi anak-anaknya jangan sampai lengah karena kita tidak ingin ada warga yang terkena musibah akibat banjir ini," ujarnya.

Dia juga mengimbau warga agar mewaspadai kemungkinan adanya hewan berbahaya yang bisa saja masuk kerumah salah satunya ular, karena komplek perumahan tersebut berada di kawasan yang masih rimbun rerumputan maupun pepohonan.

"Penting bagi setiap warga selalu waspada terhadap berbagai potensi bahaya, sekali lagi ingat jangan sampai lengah dengan keadaan pada saat seperti ini," imbuhnya. (DONNY D/B-6)