BORNEONEWS, Palangka Raya - Sudah sepekan, banjir di Jalan Mendawai dan sekitarnya di kelurahan Palangka Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya tambah meluas.
Puncaknya, pada Senin dini hari, 15 November 2021, intensitas hujan cukup tinggi dan merendam seluruh Jalan serta permukiman warga Mendawai dan Jalan Anoi Kota Palangka Raya.
Pantauan borneonews.co.id, sejak pagi hingga siang ini, ratusan warga setempat memilih mengungsi. Karena debit air bertambah naik.
Menurut salah satu warga Mendawai, Rusli menuturkan, hingga kini di dalam rumahnya, air sudah setinggi pinggang orang dewasa.
"Mau gak mau kita ikut mengungsi di tempat keluarga," ucapnya.
--page
Saat ini, Polri maupun dari instansi terkait telah mendirikan posko banjir yang tidak jauh dari lokasi tersebut.
Diantaranya, dari Ditsamapta Polda Kalteng dan Bidokkes telah mendirikan tenda sementara penanganan banjir.
"Kami sudah menurunkan personel dan alat SAR kita seperti perahu karet untuk membantu evakuasi warga," kata Direktur Samapta Polda Kalteng Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri saat ditemui di lokasi Banjir.
Sementara personel Biddokkes Polda Kalteng juga telah siap siaga membuka tenda lapangan bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan.
"Siang ini hanya ada beberapa warga yang memeriksakan diri dan beristirahat sejenak yang sifatnya mendadak seperti kedinginan, asma. Kalau sifatnya yang massa masih belum seperti diare gatal-gatal dan lainnya," pungkas Kabiddokkes Polda Kalteng Kombes Pol. dr. Danang Pamudji melalui Kasubbid Kespol Kompol dr. Parluhutan Sitindaon.
--page
Pelayanan kesehatan Biddokkes Polda Kalteng di tenda lapangan di lokasi banjir kawasan Mendawai akan melayani selama 24 Jalam. (PARLIN TAMBUNAN/B-5)









