PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Warga Mendawai, Kelurahan Palangka menilai banjir yang terjadi diwilayahnya saat ini merupakan yang terparah sejak beberapa tahun terakhir.

"Ini banjir lebih parah, dulu (tahun) 2015 rumah gak sampai tenggelam, cuman (merendam) barak," kata salah seorang warga, H Ahmadi, Senin, 15 November 2021.

Ia menceritakan kondisi saat ini sudah cukup tinggi sampai masuk kedalam rumahnya. Bahkan sampai membasahi tilam tempat tidur.

Ahmadi mengaku belum ada rencana untuk mengikut program evakuasi dari pemerintah, karena kondisi rumah masih bisa untuk ditinggali.

"Masih bisa tidur di kursi, (untuk) pindah belum," tuturnya.

--page

Dia mengaku akan mempertimbangkan evaluasi setelah melihat perkembangan kondisi air dalam seminggu kedepan. Jika memang sudah tidak bisa ditinggali akan ikut evakuasi.

"Lihat semingguan seperti apa. Keluarga tidak ada di sini. (pengungsian) berharap pemerintah ae," ungkap Ahmadi.

Terkait listrik, ia mengaku masih ada aliran untuk kerumahnya tetapi untuk kawasan dalam yang airnya sudah tinggi dilakukan kebijakan pemutusan aliran listrik oleh PLN. (HERMAWAN DP/B-5)