BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua RT 03/RW. 01 Kelurahan Petuk Katimpun, Zainudin S Udang mengatakan hampir 60 persen lingkungan di RT. 03 terdampak banjir.
Dia mengungkapkan, banjir kali ini merupakan yang terbesar pernah terjadi di lingkungan RT yang ia pimpin. Tahun-tahun sebelumnya tidak pernah terjadi banjir yang seperti ini.
"Ini merupakan yang terparah, sebelumnya tidak pernah terjadi banjir seperti ini. Harapan kita semoga hujan tidak turun lagi dalam beberapa hari berikutnya, sehingga air cepat bisa surut," ujarnya, Senin, 15 November 2021.
Dia merangkan ketinggian air saat ini sudah merendam beberapa rumah, bahkan halaman kantor Kelurahan Petuk Katimpun dan juga sebagian jalan utama yang kerap kali dilalui masyarakat turut digenangi air.
Sebelumnya, ia mengingatkan kepada warga supaya senantiasa berhati-hati dengan keadaan banjir yang terjadi, terutama bagi anak-anak.
--page
"Orang tua harus mengawasi anak-anaknya jangan sampai lengah karena kita tidak ingin ada warga yang terkena musibah akibat banjir ini," ujarnya.
Selain itu, ia juga mengimbau kepada warga setempat agar mewaspadai kemungkinan adanya hewan berbahaya yang bisa saja masuk kerumah salah satunya ular. Mengingat, komplek perumahan tersebut berada di kawasan yang masih rimbun rerumputan maupun pepohonan.
"Penting bagi setiap warga selalu waspada terhadap berbagai potensi bahaya, sekali lagi ingat jangan sampai lengah dengan keadaan pada saat seperti ini," imbuhnya. (DONNY D/B-5)









