PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Sejak banjir sepekan hingga hari ini, air masih menggenangi rumah warga Desa Tanjung Sangalang, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau.

Banjir yang terjadi seperti di Jalan Trans Kalimantan dimanfaatkan oleh sebagian warga untuk menangkap ikan, Senin, 15 November 2021.

Kebanyakan dari mereka memanfaatkan banjir untuk mancing dan menangkap ikan berada dari warga sekitar. Tak jarang warga dari luar daerah pun datang. Karena akibat luapan banjir dari Sungai Kahayan, tentunya banyak ikan yang terbawa arus banjir.

"Ya akibat banjir sebagiannyakan ada untung ruginya juga kan. Tapi ada berkahnya juga kan. Dapat ikan, lumayanlah untuk makan. Tapi tidal untuk jual untuk makan aja," ucap Toni (50), warga di sana.

Dia mengatakan, sudah sejak beberapa hari terakhir sejak banjir pihaknya mencari ikan.  "Dari hasil ikan yang didapat cukup lumayan. Satu hari bisa kurang lebih dapat 50 kg. Dan ikannya beragam, campur berbagai jenis," ucapnya.

--page

Alat tangkap yang digunakan menggunakan alat tradisional, seperti jala atau taping sebutan bagi warga asli Kalimantan. (MAGANG 3/B-5)