BORNEONEWS, Palangka Raya - Dandim 1016 Palangka Raya Kolonel Infanteri Rofiq Yusuf mengingatkan kepada anggotanya untuk mewaspadai bahaya laten komunis dan paham radikalisme.
Hal itu disampaikan pada kegiatan Sosialisasi Balatkom dan Paham Radikalisme, Selasa 16 November 2021.
"Kita sebagai aparat kewilayahan terutama Babinsa yang selalu melekat pada masyarakat mempunyai tugas untuk selalu mengingatkan kepada warga binaannya, bahwa bahaya laten komunis itu selalu ada, walaupun secara resminya sudah di bubarkan," katanya.
Kegiatan tersebut diikuti oleh unsur Perwira Staf Kodim setempat beserta seluruh anggota, PNS, keluarga besar serta para tamu undangan lainnya.
Tema kegiatan adalah "Mewujudkan Binter TNI AD Yang Adaptif Mewaspadai Bahaya Laten Komunis dan Paham Radikalisme Demi Keselamatan NKRI.
--page
Dia berpesan kepada anggotanya untuk meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan akan bahaya laten komunisme dan paham radikal dengan melakukan strategi pencegahan dan penanggulangan bahaya laten komunisme.
“Upaya pro aktif dari Apkowil dan unsur intelijen sangat diperlukan dalam membantu pengawasan dan upaya pencegahan sebagai langkah antisipasi agar paham atau ajaran komunis dan radikal tidak berkembang dan membahayakan kedaulatan negara," tandasnya. (HENDRI/B-6)









