BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran menyampaikan Pemprov Kalteng tidak akan ragu menindak tegas pengusaha nakal.
"Kami juga tidak akan ragu-ragu untuk bertindak tegas terhadap praktek berusaha yang tidak sesuai dengan ketentuan” tegas Sugianto Sabran dalam keterangan tertulisnya baru baru ini.
Hal itu dilakukan walaupun sebenarnya pihaknya sedang mendorong pelayanan yang cepat dan tepat untuk mendorong iklim investasi di provinsi berjuluk Tambun Bungai ini.
Pemprov juga terus bergerak menguatkan hilirisasi industri, salah satunya langkah yang diambil baru baru ini menstop sumber daya mentah bauksit keluar Kalteng.
Sugianto mengatakan pihaknya sudah menyurati kementerian terkait, bahwa bahan mentah bauksit per Januari 2022 tidak boleh keluar dari Kalteng.
--page
Ia meminta bahan mentah harus bisa diolah, minimal barang setengah jadi sebelum dikirim keluar dari Kalteng. Hal ini dinilai penting karena selama ini kurang berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat Kalteng. (HERMAWAN DP/B-6)









