SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wilayah terdampak banjir di Kotawaringin Timur berkurang, dari yang 8 kecamatan menjadi 6 kecamatan. Namun ketinggian air di sejumlah desa justru bertambah. Salah satunya di Desa Bukit Batu, Kecamatan  Cempaga Hulu. Air banjir di desa ini merupakan kiriman dari wilayah hulu. 

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, wilayah terendam banjir di Kotim berkurang menjadi 6 kecamatan. Sehari sebelumnya ada sebanyak 8 kecamatan yang terdampak banjir.

Desa Bukit Batu merupakan desa yang mengalami banjir terparah di Kecamatan Cempaga Hulu. Bahkan, banjir sudah terjadi selama lima hari terakhir atau sejak  Jumat, 12 November 2021 lalu. 

"Ketinggian air yang merendam desa kami yaitu antara 1 hingga 3 meter. Meningkatnya debit air karena adanya kiriman dari wilayah hulu," ungkap Kepala Desa Bukit Batu, Kecamatan Cempaga Hulu, Selasa, 16 November 2021. 

Sebagian warga yang rumahnya terendam banjir pun terpaksa mengungsi ke rumah-rumah warga lainnya yang berada di dataran lebih tinggi. 

--page

Sementara secara keseluruhan banjir di Kotawaringin Timur telah merendam setidaknya 2.396 rumah di 23 desa atau kelurahan di enam kecamatan. Adapu  total warga yang terdampak hingga kini adalah berjumlah 11.118 jiwa. (USAY NOR RAHMAD/B-5)