KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Edison mengatakan sampai dengan 31 Oktober 2021, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten itu sudah mencapai Rp 75.040.439.234,89 atau 95,61 persen dari target yakni Rp 78.484.730.000,00.

"PAD ini bersumber dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain PAD yang sah," ujarnya di Kuala Kurun, Selasa, 16 November 2021.

Sejauh ini capaian PAD dari pajak daerah sebesar Rp44.918.564.664,00 atau 95,18 persen, lalu retribusi daerah Rp3.434.353.327,00 atau 85,01 persen, kemudian hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp10.702.544.049,00 atau 114,67 persen, serta lain-lain PAD yang sah Rp15.984.977.194,89 atau 89,22 persen.

Dia menuturkan, capaian PAD tersebut berasal dari 14 perangkat daerah yang dibebankan target di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas.

Adapun 14 perangkat daerah tersebut yakni Bapenda, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pembangunan (Bappedalitbang), dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

Kemudian, Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Perhubungan (DLHKP), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo Santik).

Selanjutnya, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP), Dinas Pertanian (Distan) Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Distranakerkop dan UKM), Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora), Sekretariat Daerah (Setda), serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).

--page

“Kami optimis target PAD tahun 2021 nantinya dapat tercapai, karena masih ada waktu sebelum tahun 2021 ini berakhir,” tukasnya. (MAGANG/B-11)