BORNEONEWS, Palangka Raya - Beredarnya video di media sosial, khususnya di sejumlah grup WhatsApp terkait video yang menampilkan teks Jembatan Tumbang Nusa Palangka Raya Putus ternyata merupakan kabar bohong alias hoaks.
Melalui akun facebooknya, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah menyatakan, kabar putusnya jalan penghubung antara Kota Palangka Raya dengan Kabupaten Pulang Pisau tersebut tidak benar.
Tim Kominfo (MMC) telah melakukan pemantauan secara langsung ke lokasi yang disebut dalam kabar tersebut dan tidak menemukan adanya jalan atau jembatan yang terputus.
Artinya, visual dan keterangan yang ditampilkan tidak sesuai dengan tempat kejadian sebenarnya.
Diskominfo menjelaskan, berdasarkan penelusuran, video tersebut berada di Jembatan Kalanaman Katingan Tengah yang sudah ditangani dinas terkait.
--page
"Kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dan langsung mengambil kesimpulan dengan informasi yang belum jelas asal sumbernya, termasuk dari video tersebut. Karena dapat merugikan orang lain dan diri sendiri," demikian rilis tertulis Diskominfo Kalteng. (HENDRI/B-11)









