PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Lohing Simon meminta untuk serius dalam mengkaji penanggulangan bencana, khususnya bencana banjir yang kini melanda sebagian besar wilayah Kalteng.

Pasalnya, bencana yang sudah kesekian kalinya terjadi di Kalteng dalam kurun waktu setahun ini memberikan dampak yang cukup besar bagi daerah termasuk masyarakat.

“Terkait bencana ini pemerintah harus serius dan tidak memandang remeh, artinya konsentrasi betul-betul untuk melakukan kajian terhadap penanggulangan bencana ini (banjir). Menurut saya, pemerintah utamakan kajian ke arah normalisasi sungai,” ungkapnya baru baru ini.

Politisi fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan, dampak serta luasan wilayah yang dilanda banjir kian tahun kian meluas. Hal ini dinilai merupakan proses alam yang terjadi karena serangkaian aktivitas yang merusak daerah resapan air.

Menurutnya, pemerintah bersama pihak terkait lainnya harus mampu menanggulangi eksploitasi kayu secara besar-besaran di Kalteng.

--page

Pembukaan lahan untuk area perkebunan, serta adanya pendangkalan daerah aliran sungai (DAS) terutama di daerah hulu karena aktivitas penambangan. (HERMAWAN DP/B-5)