BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Beta Syailendra mengapresiasi dengan adanya inovasi Sistem Penataan Parkir (SI Takir) yang diluncurkan Dinas Perhubungan setempat.
“Saya rasa si Takir ini terobosan yang bagus, jadi dari visi misi Wali Kota Palangka Raya, yakni Kota Smart, Smart, Environment, Smart Society, Smart Ekonomi, jadi tentu perangkat daerah harus smart juga dengan melakukan inovasi," katanya saat menghadiri peluncuruan SI Takir, Rabu 17 November 2021.
Ia mengatakan pada periode yang lalu jajaran komisi C sering ditanya terkait permasalahan parkir tersebut. Oleh karena itu, dengan adanya Aplikasi si Takir diharapkan mampu meminimalisir adanya juru parkir liar.
“Jadi dengan adanya si Takir ini, masyarakat bisa mengawasi kita semua bisa mengawasi, dan ini menjadi langkah awal dalam mengatasi permasalahan parkir. Tentu kedepannya, dari aplikasi yang ada ini, sambil jalan bisa dimaksimalkan lagi," harapnya.
Program si Takir ini dalam rangka transparansi dan menghimpun data dari Dinas Perhubungan terkait jukir, program ini dirancang untuk menghindari parkir ilegal.
--page
Dia juga mengajak masyarakat untuk mengunduh aplikasi si Takir melalui Handphone Android. Di dalam aplikasi tersebut, Jukir yang resmi memiliki tanda pengenal dengan barcode.
Aplikasi tersebut bisa mengetahui Jukir resmi atau tidak melalui scan barcode pada tanda pengenal. Diharapkan pengelolaan parkir bisa transparan dan akuntabel. (HENDRI/B-7)









