BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kelompok tani Mantikei Permai, Desa Jabiren, Kabupaten Pulang Pisau terus menggarap tanaman yang merupakan program Desa Mandiri, Peduli Gambut, dan Revitalisasi Ekonomi, seperti yang terlihat pada Rabu, 17 November 2021.
Program tersebut sudah berjalan hampir 1 tahun pada lahan seluas 2 hektare milik warga. Program ini juga bekerjasama dengan pemerintah daerah sejak 14 Desember 2020.
Program ini juga sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap Program Strategis Nasional Ketahanan Pangan Terpadu atau Food Estate.
Adapun bibit pohon sudah ditanam kini sedang dalam perawatan, seperti pohon durian, jambu, paken, markisa, dan kelengkeng.
"Awalnya ada ditanam 350 bibit pohon durian, 100 pohon jambu kristal, dan 50 pohon kelengkeng. Tapi kami menemui kendala mati dan ditanam ulang. Karena awal- awalnya kan tanahnya masih kurang baik, kadang banjir," kata Erik Siswanto (52), salah satu petani.
Dia mengatakan, sebagian juga ditanami warga untuk kebutuhan sehari-hari. Diragetkan, 5 tahun ke depan semuanya sudah panen.
--page
"Ditempat ini juga sudah kita bangun 3 pos untuk istirahat. Rencananya memang ingin dijadikan wisata perkebunan, nanti dibuat kolam," tambah Erik. (MAGANG 3/B-11)









