PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Lima kelurahan di Kecamatan Pahandut terdampak banjir. Adapun ketinggian air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan sekitar 400 cm dan Sungai Rungan sekitar 380 cm.

Salah satu wilayah yang terdampak ialah Kelurahan Pahandut yang sebagian wilayahnya tepat berada di tepian Sungai Kahayan.

Camat Pahandut, Berlianto mengatakan berdasarkan laporan dari pihak kelurahan setidaknya ada 631 orang warga Kelurahan Pahandut yang mengungsi pada posko-posko pengungsian yang tersebar di wilayah setempat.

Posko Pelabuhan Rambang terdapat 302 pengungsi, di Posko Puskesmas Pahandut ada 289 orang dan Posko SD Kristen ada 40 jiwa. Selain itu, 5 kepala keluarga mengungsi di Mushola Dahrul Ihsan dan 5 kepala keluarga mengungsi di Mushola Jalan Kalimantan.

“Total yang terdampak ada 26 RW dan 57 RT yang tepat berada di tepi DAS Kahayan. Jumlah penduduk yang ada di sana kurang lebih 15 ribu jiwa. Jika dilihat dari jumlah penduduk Kelurahan Pahandut yang berjumlah 27.175 jiwa, lebih dari 50 persennya terdampak banjir,” kata Berlianto, Rabu 17 November 2021.

Sementara itu Lurah Pahandut, Evendy mengatakan jumlah rumah warga yang terdampak banjir kali ini ada sekitar 2.063 rumah milik 790 kepala keluarga. Selain itu, SDN 8 Pahandut dan 5 rumah ibadah mushola turut terendam air.

--page

“Di Kelurahan Pahandut, ada kurang lebih posko darurat dan pengungsian yang telah didirikan. Warga sebagian masih bertahan di rumah, tapi sebagian besar dari 15 ribu bantaran sungai di Kelurahan Pahandut telah mengungsi, tapi menyebar,” pungkasnya. (HENDRI/B-11)