PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Banjir yang merendam ruas Jalan Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren, Kabupaten Pulang Pisau mengganggu arus lalu lintas, terutama pengendara warga roda dua. Warga pun memanfaatkan jasa angkutan pikap untuk melintasi banjir, seperti yang terlihat pada Rabu, 17 November 2021.

Banyak warga yang terpaksa harus menyewa angkutan pikap untuk menghindari kerusakan kendaraan jika harus melintasi banjir.

"Mogok pas di tengah-tengah tadi. Saya kira knalpot motor tinggi, pas di tengah ternyata dalam sampai lutut orang dewasa," kata Budi Setiawan, salah satu pengendara yang menggunakan jasa angkutan pikap.

Dia mengatakan ingin melintasi jalan itu karena mendapat informasi masih bisa melintas. Ternyata ketinggian air cukup dalam.

Berdasarkan pantauan di lapangan, warga sudah mulai menyediakan jasa angkutan pikap sejak dua hari yang lalu sebelum banjir meninggi.

--page

Adapun tarif biaya yang dikenakan seharga Rp 25 ribu rupiah untuk kendaraan sekali menyeberang. (MAGANG 3/B-11)