PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Banjir yang melanda Kota Palangka Raya tidak hanya berdampak buruk bagi manusia. Bencana ini juga berdampak terhadap hewan ternak milik warga Kelurahan Kalampangan Kecamatan Sebangau.

Kepala UPT Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Palangka Raya Ganjar Priyatno mengatakan setidaknya dalam seminggu terakhir ini ada 30 ekor sapi ternak milik warga yang diungsikan di RPH tersebut.

Hal tersebut disebabkan kondisi air yang semakin bertambah setiap harinya, membuat warga terpaksa harus turut mengevakuasi hewan ternak ke tempat yang lebih aman.

“Sejak minggu lalu warga memang telah mengungsikan sapinya di sini. Satu per satu setiap hari ada saja yang membawa ternaknya ke RPH untuk dititipkan karena kawasan kandang mereka sudah terendam air cukup tinggi,” ungkapnya, Rabu 17 November 2021.

Pihak RPH sendiri sementara ini hanya menyediakan fasilitas kandang dan air minum. Untuk pemantauan kesehatan hewan ternak, akan dilakukan oleh Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang berada tepat di depan RPH.

“Untuk makanan sapi itu sendiri, warga pemilik hewan ternak sendiri yang akan mencari dan memberi makan," ujarnya.

--page

"Pantauan hingga pagi ini, banjir di Kelurahan Kalampangan masih bertahan ketinggiannya seperti kemarin. Tapi jika air terus meninggi, kemungkinan hewan ternak yang akan mengungsi kesini lebih banyak lagi,” pungkasnya. (HENDRI/B-11)