SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga  Sampit kembali mendapatkan laporan gangguan satwa liar. Dalam hari ini saja sudah dua laporan kemunculan buaya dan orangutan. 

"Sudah ada dua laporan sejak dari tadi pagi," ungkap Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, Muriansyah, Jumat, 19 November 2021. 

Ditambahkannya sekitar pukul 09.00  pihaknya menerima laporan dan gangguan orangutan. Anang, salah seorang warga 

Desa Bagendang Permai, Kecamatan Mentaya Hilir Utara.

"Laporan gangguan orangutan ini belum dilakukan pengecekan observasi lokasi," imbuhnya. 

--page

Sebelumnya, pukul 08.0 pagi, BKSDA juga menerima laporan kemunculan buaya di sekitar perairan permukiman. Buaya tersebut dilaporkan di Desa Jaya Karet, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan. 

"Demikian halnya dengan laporan kemunculan buaya di Desa Jaya Karet ini. Kami tidak bisa segera melakukan observasi karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan. Selain itu lokasi laporan juga cukup jauh," katanya.

Kendati demikian Muriansyah, tetap mengimbau agar warga tetap waspada beraktivitas. Terutama yang berada di sekitar bantaran sungai, dan lokasi yang dilaporkan terjadi kemunculan satwa liar seperti beruang dan orangutan. (USAY NOR RAHMAD/B-5)