MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh -  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Barito Utara di Muara Teweh akan melakukan  pengurasan atau pembersihan bak penampungan air baku dan bak pengolahan air secara menyeluruh pada Minggu, 21 November 2021. Langkah itu dilakukan untuk menjaga kualitas air yang didistribusikan ke pelanggan.  

Direktur PDAM Barito Utara, Roosmanjaya Anor, ST mengatakan, terkait pelaksanaan pengurasan tersebut, pihaknya juga mengeluarkan pengumuman agar pelanggan dapat mengetahui dan dapat mengisi terlebih dahulu bak-bak atau tong penampungan air di rumahnya masing-masing sebelum distribusi air dihentikan.

"Pendistribusian air ke pelanggan akan dihentikan total selama 1 hari pada Minggu tanggal 21 November 2021 nanti. Berkaitan dengan kegiatan dimaksud, maka dengan ini kami imbau kepada pelanggan PDAM di Kota Muara Teweh agar dapat menampung persediaan air secukupnya sebelum kegiatan tersebut," ungkap Roosmanjaya, Jumat 19 November 2021.

Selain itu, berkaitan dengan adanya beberapa pelanggan yang akhir-akhir ini ada komplain terkait tagihan air yang membengkak, diminta untuk lebih sering memperhatikan dan mengecek instalasi sambungan-sambungan pipa yang ada di rumah masing-masing.

"Karena kebanyakan hal tersebut diakibatkan kelalaian pelanggan yang tidak mengetahui bahwa sambungan pipa di rumahnya bocor atau terlepas, sehingga pembayarannya naik berlipat ganda dari pemakaian wajar," jelasnya.

--page

Apalagi, lanjut dia, jika sambungan yang bocor atau terlepas tersebut dibiarkan dalam jangka waktu lama, maka bisa saja tagihan membengkak  hingga puluhan kali lipat dari yang biasanya dibayar.

"Untuk menghindari hal itu, saya imbau agar pelanggan rajin mengecek sambungan pipa di rumahnya karena itu menjadi tanggung jawab pelanggan," pungkasnya. (RAMADHANI/B-7)