PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia menggelar pelatihan Digital Media Reporter, secara tatap muka terbatas, Jumat 19 November 2021.

Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan melalui Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDM Kominfo) Banjarmasin ini bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah.

Kepala BPSDM Kominfo Banjarmasin, Abdul Rahman A mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu transformasi digital nasional dalam pengembangan sumber daya manusia sektor digital, menyesuaikan perkembangan zaman.

"Transformasi digital menumbuhkan banyak sekali perubahan-perubahan, termasuk di bidang media dan keuangan. Kementerian Kominfo sebagai punggawa transformasi digital di Indonesia sangat fokus untuk dapat mengembangkan talenta-talenta digital di Indonesia," katanya saat membuka kegiatan.

Rahman menjelaskan, kegiatan yang termuat dalam program digital talent scholarship sudah dilaksanakan mulai dari tahun 2018 lalu, untuk mengajak masyarakat melakukan transformasi digitalisasi dalam revolusi industri 4.0.

--page


Selain itu, Digital Media Reporter merupakan kurikulum pelatihan terbaru, yang dirancang Kementerian Kominfo bekerjasama dengan Dewan Pers, sesuai dengan perkembangan teknologi digital saat ini.

Ketua PWI Provinsi Kalimantan Tengah, HM Haris Sadikin mengatakan, Digital Media Reporter merupakan sembilan elemen dasar jurnalistik masa depan. Menurutnya, seorang reporter tidak hanya dituntut untuk dapat menulis 5W 1H saja.

"Dalam sembilan elemen dasar itu, ada bagaimana kita memanfaatkan tools yang ada di media sosial. Bagaimana kita mencari trending topik di sekitar kita, melalui internet dan lain-lain," katanya.

Haris berpesan kepada seluruh reporter yang ikut dalam kegiatan Digital Media Reporter tersebut untuk dapat mengambil manfaat dari pelatihan serta mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk menjadi talenta digital handal. (HENDRI/B-7)