BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Walau sempat ditangkap akibat menggigit seorang warga sekitar Jalan Pelabuhan Kalap Sungai Rangit SP 2, RT 17, Desa Bumi Harjo, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), seekor monyet ekor panjang atau Macaca Fascicularis berhasil lolos dan mengamuk.
Warga kemudian menghubungi petugas Damkar Kobar. Kabid Damkar Satpol PP Kobar Dwi Agus Suhartono, Jumat, 19 November 2021 menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 18 November 2021 sore atau menjelang malam hari.
"Sore hari kami mendapat telepon meminta bantuan dari warga setempat atas nama Ricky Apriliawan Ekoputro. Ia melaporkan bahwa ada monyet yang kemarin lepas sudah berhasil dimasukkan ke dalam kandang. Ia juga meminta kepada anggota damkar agar bisa membawa monyet tersebut untuk diamankan karena monyet tersebut sempat mengigit kaki seorang warga sekitar," jelas Dwi Agus Suhartono.
Namun, menurut Dwi Agus Suhartono, ketika anggota damkar tiba di rumah pelapor, sekitar pukul 18.00 WIB, monyet yang berada dalam kandang tersebut berhasil kabur serta masuk dan bersembunyi di bagian plafon rumah.
"Setelah melakukan briefing anggota Damkar Kobar kemudian berupaya menangkap kembali si monyet. Tetapi upaya tersebut tidak berjalan mulus, lantaran saat mau di tangkap monyet tersebut tidak bisa didekati anggota damkar terkecuali pemilik monyet yang mendekati untuk menenangkannya," jelas Dwi Agus Suhartono.
--page
Tetapi, lanjut Dwi Agus Suhartono, pemilik monyet juga tidak bisa menangkap monyet tersebut karena saat mau disentuh di bagian leher, monyet itu langsung kabur.
"Anggota Damkar lalu berinisiatif untuk memancing monyet ke arah dapur agar bisa ditangkap dengan cara mengepung monyet tersebut dan menggunakan selimut untuk menangkapnya,"
"Setelah melakukan upaya penangkapan, sekitar 4,5 jam kemudian yaitu pukul 22.30 WIB, monyet tersebut berhasil ditangkap dan diamankan agar tidak membahayakan warga," jelas Dwi Agus Suhartono. (WAHYU KRIDA/B-7)









