PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo menilai program ketahanan pangan yang dimiliki Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) bisa disinkronkan dengan program Food Estate di Kalteng.

"Pak ketum tadi ada program ketahanan pangan yang berbasis artificial intelegent, ini penting. Pak gubernur juga mendorong teman-teman yang mau andil dalam program strategis," tutur Edy saat membuka Muswil LDII di Aula Jayang Tingang, Sabtu, 20 November 2021.

Selain itu, ia menilai program bibit singkong unggul yang dikembangkan LDII nantinya bisa diaplikasikan dengan Demontration Plot atau Demplot.

"Keberadaan food estate barang tentu output akhirnya ketahanan pangan. Tidak hanya komoditi padi tapi bisa komoditi lainnya," ungkap Edy.

Edy menyampaikan harapan pihaknya kedepan setiap daerah di Kalteng memiliki komoditi pangan andalan sehingga food estate tidak hanya terfokus di Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas.

--page

"Keinginan pak gubernur dan kami yang mendampingi beliau, food estate tidak hanya dibeberapa kabupaten, tapi ke 13 kabupaten 1 kota. Mereka memiliki keunggulan tersendiri di bidang apa," terangnya. (HERMAWAN DP/B-7)