BORNEONEWS, Palangka Raya - Untuk menghilangkan rasa jenuh dan memperbaiki mental khususnya pada anak korban banjir, personel Tagana Kota Palangka Raya memberikan trauma healing, salah satunya diajak bermain dan bersenang-senang.
Puluhan anak korban banjir di posko darurat pengungsian Jalan Arut nampak gembira setelah sejumlah personel dari Tagana mengajak bermain seperti bernyanyi, tebak-tebakan dan lainnya.
"Ini semua kami lakukan dalam rangka menghibur anak-anak. Karena kondisi bencana saat ini, kelompok rentan itu sangat rawan mengalami traumatis khususnya pada anak," kata Ketua Tagana Kota Palangka Raya, Hielmi Zulkarnain, Sabtu, 20 November 2021.
Selain membantu penanganan banjir, pihaknya juga berupaya melakukan kegiatan trauma psikologis ke sejumlah korban banjir khususnya anak-anak di posko pengungsian sekitar Kota Palangka Raya.
"Saat ini, ada 59 anak di posko pengungsian Jalan Arut atau Anoi. Terdiri atas Balita dan anak-anak," pungkasnya.
--page
Dia berharap, semoga banjir yang melanda Kota Palangka Raya segera berakhir dan aktivitas masyarakat bisa normal kembali. (PARLIN TAMBUNAN/B-7)









