PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sedikitnya 40 siswa perguruan Pencak Silat Persaudaraan setia hati Terate (PSHT) cabang Palangka Raya mengikutian ujian kenaikan tingkat (UKT) dari sabuk polos ke jambon dan dari jambon ke hijau.

Kegiatan kenaikan tingkat tersebut dilaksanakan di halaman kantor Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya pada Minggu, 21 November 2021.

Puluhan siswa wajib mengikuti serta melewati beberapa tahapan seleksi dalam ujian kenaikan tingkat atau sabuk tersebut.

Ketua Cabang PSHT Kota Palangka Raya, Sigit Nurdianto mengatakan selain melaksanaan kenaikan tingkat, pihaknya juga menampilkan bermacam kegiatan seni seperti seni tunggal, ganda dan beregu.

"Kegiatan seni ini nantinya akan ditampilkan di wisata air hitam. Kalau sudah dibuka wisatanya, kita akan tampil disitu atas persetujuan dari pak Lurah," katanya.

--page

Sigit menyebutkan PSHT Cabang Palangka Raya ini juga pernah mengikuti kejuaraan dunia dengan mengirimkan 3 atlet laga dan 2 atlet seni.

"Namun saat itu kami belum memperoleh secara maksimal hanya sampai ke perdelapan final saja," jelasnya.

Siswa PSHT di Kota Palangka Raya sudah mencapai sekitar 500 warga dan belasan lokasi atau tempat yang menjadi pusat untuk latihan.

Sementara Lurah Kereng Bangkirai, Fitriyaturrahman mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh PSHT ini untuk mendidik dari anak, remaja hingga pemuda untuk mengembangkan diri yang positif.

Dengan adanya kegiatan beladiri khususnya di Kelurahan Kereng Bangkirai ini selain untuk pesilat yang berprestasi, diharapkan juga dapat menangkal peredaran gelap narkoba.

"Karena Kelurahan Kereng Bangkirai saat ini telah ditetapkan sebagai Kelurahan bersinar yang bersih dari narkoba," ucap Lurah. (PARLIN TAMBUNAN/B-6)