BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kawasan pertanian food estate di Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau diserang ribuan hama tikus. Hal ini menjadi ancaman serius, apalagi sekarang memasuki masa panen ketiga.
Berbagai cara sudah dilakukan petani untuk menghalau hama itu, seperti membuat jebakan di berbagai titik hingga pembatas menggunakan plastik hitam.
Sayangnya, tetap banyak hama tikus yang menyerang juga burung maupun belalang. Tanaman padi pun dirusak, padahal sebentar lagi menguning.
"Setiap hari saya ambil tikus. Ini tidak main-main tikusnya," kata Wardi (50), salah satu petani di Desa Belanti Siam, Senin, 22 November 2021.
Dia mengatakan, hampir ribuan tikus datang mengancam di bulan ini.
"Habis saya mercon pakai ledakan untuk membasmi ratusan tikus. Tapi semakin hari, malah semakin banyak tikus yang datang," kata Samini (53), petani lainnya.
--page
Hama tikus datang menyerang tanaman padi karena ini bukan waktunya untuk panen. Tapi karena ada sebagian lahan yang sudah masuk masa panen, makanya tikus beralih ke lahan lainnya. (MAGANG 3/B-11)









