PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Faktor cuaca berupa angin kencang dan serangan hama tikus memengaruhi target panen ketiga di kawasan pertanian Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Bulang Pisau.

Saat ini, sebagian lahan pertanian masuk masa panen ketiga setelah panen kedua di Agustus lalu. Adapun panen ketiga ini dikhawatirkan tidak maksimal karena faktor cuaca dan serangan hama tikus.

"Untuk panen tiga kali bisa, tapi harus semuanya. Tidak bisa bergiliran, karena ada serangan hama tikus," kata Liswantono (43), salah satu petani di sana, Senin, 22 November 2021.

Dia mengatakan, semua petani sudah mencoba untuk menanganinya dilakukan untuk perawatan agar tidak terjadi penurunan pada hasil panen ketiga ini dalam setahun. Salah satunya mencegah serangan hama tikus.

Mulai dari membuat perangkap jebakan hingga menutup area persawahan dengan plastik. Namun faktor cuaca berupa angin kencang juga merusak tanaman padi.

"Kita menanam padi lokal Kalimantan dan sekarang dibarengi dengan padi jawa. Bisa 2 kali panen itu sudah bagus," kata Wardi (50), petani lainnya.

--page

Dia mengatakan, saat ini 1 hektare dapat menghasilkan panen 4 sampai 5 ton pagi. Di masa ketiga, prediksinya hanya 2 sampai 2,5 ton dalam setiap hektarenya. (MAGANG 3/B-11)