BORNEONEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, H Nadalsyah mengharapkan, melalui Forum Pemangku Kepentingan Daerah (FPKD) Program Sekolah Penggerak Kabupaten Barito Utara dapat merefleksikan capaian sekolah penggerak.
Sehingga, kata Nadalsyah, kualitas pendidikan di wilayah Kabupaten Barito Utara bisa meningkat kedepannya.
“Tentunya komitmen kami dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara mendukung penuh program ini,’ terang Nadalsyah pada saat membuka kegiatan FKPD PSP di aula Bappeda Litbang, Senin 22 November 2021.
Selain itu, jelasnya, Pemkab Barito Utara juga mendukung komitmen program sekolah penggerak dengan tidak merotasi kepala sekolah dan guru yang ikut dalam program sekolah penggerak.
Hal ini bertujuan agar kepala sekolah dan guru lebih intens dan fokus memajukan pendidikan karena dalam PSP ini orientasi kepada pengembangan hasil belajar siswa yang sifatnya sangat holistik serta mewujudkan terciptanya profil Pancasila dengan berfokus pada kompetensi kognitif yaitu utamanya numerasi dan literasi serta non kognitif yang karakter.
--page
“Kami juga berkomitmen untuk menyediakan anggaran daerah, tentunya sesuai dengan kemampuan dan ketersediaan anggaran daerah yang ada,” imbuhnya.
Nadalsyah juga berharap agar Direktorat Jenderal Pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan menengah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi lebih intens untuk melakukan pendampingan-pendampingan kepada guru dan sekolah yang terpilih terkait dengan merencanakan berbasis data maupun digitalisasi.
“Mengingat tujuan PSP ini adalah menciptakan sekolah yang berfokus kepada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik, tentu diharapkan dukungan dari pemerintah pusat khususnya dalam pengembangan kompetensi guru dan kepala sekolah dan menggerakkan aktivitas seluruh stakeholder,” pungkasnya. (RAMADHANI/B-5)









