BORNEONEWS, Palangka Raya - Setelah dilaksanakan selama kurang lebih 3 hari yakni sejak tanggal 19-21 November acara Festival Tandak Intan Kaharingan Tingkat Pusat Ke-X Tahun 2021 resmi ditutup, Minggu, 21 November 2021 malam.
Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Herson Barthel Aden yang hadir langsung menutup kegiatan tersebut mengatakan pelaksanaan festival tandak ini memiliki makna yang sangat penting dan sarat dengan nila-nilai sakral, yang perlu diambil dan direnungkan dalam kehidupan sehari hari.
"Karena kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan kesadaran spiritual tentang arti pentingnya ajaran Agama Hindu Kaharingan, yang harus dijadikan sebagai motivasi dasar dalam membangun Kepribadian Umat Hindu Kaharingan saat ini," kata dia.
Selain itu sebut dia, dengan adanya pelaksanaan festival tandak tersebut juga, tidak hanya sekedar untuk ajang mengukir prestasi semata, melainkan lebih dari itu yakni sebagai sarana perekat rasa kebersamaan dan persatuan umat untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik dan harmonis.
"Tentunya hal ini sesuai dengan Visi-Misi pemerintah yaitu Kalteng Semakin Berkah," ujarnya.
--page
Disampaikannya juga bahwa makna Festival Tandak Intan Kaharingan yang telah dibangun pada lomba tersebut, dapat dijadikan sebagai pandangan dan pegangan hidup dalam menghadapi tantangan di masa depan yang semakin berat.
Pemahaman dan pengetahuan terhadap ajaran suci akan menjadikan satu kekuatan yang luar biasa dalam membangun tatanan kehidupan yang lebih baik. Baik itu bagi diri pribadi, keluarga, dan kehidupan masyarakat.
"Saya yakin umat Hindu Kaharingan akan mampu untuk meningkatkan rasa keimanannya, Penyang Hinje Simpei Panturung Humba Tamburak dan mampu berpartisipasi di dalam pembangunan provinsi yang kita cintai ini," tutupnya. (DONNY D/B-5)









