BORNEONEWS, Sampit - Banjir masih terjadi di Desa Sudan, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Namun saat ini jumlah rumah penduduk yang terdampak sudah berkurang signifikan, karena tinggal 67 rumah.
"Saat ini, banjir sudah berangsur surut, dan jumlah rumah yang terdampak juga tinggal 67 rumah," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim Rihel, Senin, 22 November 2021.
Sebelumnya, jumlah rumah penduduk yang terdampak mencapai 214 buah. Sedangkan ketinggian air sekitar 1 meter lebih. Dari 67 buah rumah tersebut, hanya 27 orang warga yang masih mengungsi.
"Warga yang mengungsi ada 27 orang, karena rumah mereka masih digenangi air hingga masuk ke dalam," kata Rihel.
Sementara, untuk di Kecamatan Cempaga, banjir yang terjadi di 4 desa sudah surut. Hanya beberapa titik yang masih tergenang jika sungai sedang pasang.
--page
"Mudah-mudahan, kedepan tidak terjadi lagi musibah banjir di Kotim," harap Rihel. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)









