BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kinerja Pemkab Kotawaringin Barat (Kobar) dalam hal realisasi pendapatan APBD, diapresiasi oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian.
Pasalnya per tanggal 19 November 2021 realisasi pendapatan APBD Kobar yang bisa mencapai angka 87,28 persen.
Dengan capaian persentase ini Kobar menjadi salah satu salah satu dari 20 kabupaten dan kota seluruh Indonesia dengan realisasi pendapatan terbesar.
Bupati Kobar, Nurhidayah, Selasa 23 November 2021 mengatakan ia mengapresiasi kinerja jajarannya yang telah bekerja keras untuk mewujudkan pendapatan yang telah ditetapkan.
"Pencapaian target pendapatan daerah merupakan hal yang penting untuk mendorong pelaksanaan berbagai program pembangunan. Optimalisasi belanja pemerintah berperan besar di dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat yang sedang menghadapi pandemi,” jelasnya.
Karena hal ini sesuai arahan pemerintah pusat untuk mengoptimalkan belanja daerah, demi mendorong pergerakan ekonomi di masyarakat.
--page
Sebelumnya dalam rapat koordinasi (rakor) yang dilaksanakan secara virtual yang diikuti oleh Bupati dan jajaran Pemkab Kobar, Senin, 22 November 2021 Mendagri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan capaian atau realisasi pendapatan di setiap daerah, tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Indonesia
Berdasarkan data Kemendagri per-19 November 2021, persentasi realisasi pendapatan APBD kabupaten seluruh Indonesia, Kabupaten Sintang mencapai angka tertinggi dengan capaian 128,56 persen., sedangkan Kabupaten Kobar menduduki peringkat ke 8 dengan capaian sebesar 87,28 persen.
Dalam rakor yang digelar dalam rangka mendorong percepatan realisasi APBD 2021 serta pemulihan ekonomi nasional ini Mendagri mengatakan percepatan realisasi APBN dan APBD akan berperan penting bagi pemulihan ekonomi di masa pandemi COVID-19.
“Kolaborasi bersama tentunya antara APBN dan APBD diharapkan bisa mendorong capaian pertumbuhan ekonomi,” jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)









