PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Warga Kelurahan Kotawaringin Hilir, Kecamatan Kotawaringin Lama mengeluhkan kondisi jalan di wilayahnya yang kondisinya sangat memprihatinkan. Jalan berupa tanah tersebut sudah lama tak pernah diperbaiki.

Akses jalan warga RT 01 Kelurahan Kotawaringin Hilir sepanjang 1 Km tersebut rusak parah dan kondisinya becek serta berlumpur, sehingga membuat akses utama masyarakat tersebut menjadi rawan terjadi kecelakaan. Bahkan kondisi ini sudah dirasakan warga sejak beberapa tahun terakhir.

Menurut Ketua RT 01, Rusli Efendi keluhan dan usulan sudah seringkali disampaikan namun belum juga ditanggapi oleh dinas terkait.

"Ketika air dalam, jalan tersebut tergenang air dan tidak bisa dilalui, dan ketika air sudah surut jalan tersebut menjadi becek dan berlumpur," tuturnya, Rabu, 24 November 2021.

Saat jalan terendam air karena air pasang, maka satu-satunya akses transportasi warga hanya dengan perahu. Kondisi tersebut, dampaknya dirasakan oleh seluruh warga RT 01 yang berjumlah 80 Kepala Keluarga (KK).

--page

Beruntung, beberapa waktu lalu ada bantuan timbunan dari perusahaan besar swasta dan hasil sumbangan tanah timbunan, namun belum bisa mencakup keseluruhan dari panjang jalan.

"Untuk menghindari agar jalan tidak tergenang air maka diperlukan timbunan tanah yang lebih tinggi, agar air banjir tidak dapat menjangkau permukaan jalan," ungkapnya.

Rusli berharap agar pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaranya untuk penimbunan jalan dipermukiman mereka, sebab untuk swadaya warganya tidak memiliki kemampuan, karena biayanya terlalu besar.

"Biaya untuk menimbun cukup besar, mulai dari untuk beli tanah, biaya pengangkutan, belum lagi biaya alat beratnya. Kalau swadaya warga tidak mampu," pungkasnya. (DANANG/B-6)