BORNEONEWS, Palangka Raya - Menteri Sosial, Tri Rismaharini mengatakan pihaknya akan melakukan rapat koordinasi bersama daerah yang berpotensi terdampak banjir.
"Banjir di Kalteng perlu kita antisipasi secepat mungkin. Karena informasi dari BMKG puncak la lina di Januari sampai Februari. Mudah-mudahan tidak sampai Maret," ungkapnya, Rabu 24 November 2021.
Melalui Rakor pihaknya akan melakukan mapping wilayah mana saja yang harus difokuskan dalam penanganan banjir. Melalui semua itu diharapkan tidak ada masyarakat terdampak banjir dan tidak tercover bantuan.
"Jangan sampai ada masyarakat yang terdampak banjir tidak menerima bantuan akibat trisolir dan tidak bisa mendapatkan bantuan akibat akses terputus," sebutnya.
Risma menuturkan Kementerian Sosial akan menyiapkan fasilitas pendukung dalam penanganan banjir seperti perahu, genset, dan perlengkapan anak yang bisa digunakan warga yang tidak bisa ke lokasi pengungsian.
--page
"Jumlah bantuan yang disiapkan kemensos itu tergantung data di daerah. Itu nanti disiapkan per kecamatan. Kami mendorong kepala daerah untuk mengusulkan warga yang terdampak banjir untuk mendapatkan bantuan," tegasnya. (HERMAWAN DP/B-11)









