BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Guna memudahkan masyarakat mencari informasi terkait ketersediaan stok darah bagi pihak yang membutuhkan transfusi serta yang bermaksud mendonorkan darahnya, sebuah terobosan baru dilakukan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Memanfaatkan teknologi IT saat ini, masyarakat bisa mencari informasi, me daftarkan nama pendonor, mengecek ketersediaan stok dan meminta bantuan donor darah stok menggunakan aplikasi MyNur.
Dalam lounching aplikasi di aula Kantor Bappeda, Kamis, 25 November 2021 oleh Bupati Kobar yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus PMI, Nurhidayah mengatakan ide ini muncul dari para relawan PMI pada masa awal pandemi covid-19.
"Karena saat itu, banyak pihak yang sulit mendapatkan stok darah dan mencari pendonor. Terlebih saat itu untuk mencari kesana kemari, pihak yang memerlukan stok darah dibatasi oleh aturan protokol kesehatan yang ketat," jelasnya.
Karena itulah agar masyarakat lebih mudah mendapatkan info stok darah, mencari pendonor dan bermaksud mendonorkan darahnya bisa memanfaatkan aplikasi tersebut.
--page
"Sesuai niat kami membuat aplikasi ini, untuk itulah dinamakan MyNUR. NUR merupakan kepanjangan dari niat untuk rakyat. Sesuai dengan tujuan keberadaan PMI yaitu membantu untuk kemanusiaan," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)









