BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Syahbana meminta pemerintah daerah untuk memperhatikan sektor pertanian secara berkelanjutan.
Menurutnya sektor ini bisa menjadi unggulan yang bisa diandalkan pemerintah daerah setempat. Salah satunya adalah pembangunan membangun sarana dan prasarana penunjang pertanian.
Seperti halnya untuk menghadapi musim kemarau pemerintah harus bisa mengupayakan solusi untuk bisa menaikan air ke sawah.
Sebab kata Syahbana kekeringan sawah selalu menjadi persoalan yang dihadapi para petani di daerah ini setiap tahunnya.
“Kebanyakan ketika terjadi musim kemarau, maka irigasi tidak berfungsi dan sawah petani mengalami kekeringan yang berakibat gagal panen,” katanya, Jumat, 26 November 2021.
--page
Menurut Ketua Fraksi Partai Nasdem itu, persoalan kekeringan lahan pertanian memang menjadi masalah klasik yang selalu dihadapi petani.
"Ketika DPRD reses yang disampaikan para petani rata-rata sawah mereka kering dan terus merugi. Oleh karena itu kita mendorong keberpihakan pemerintah kepada petani kecil ini,” timpalnya.
Syahbana menilai jika sektor pertanian Kotim masih perlu dikembangkan secara berkelanjutan melalui kebijakan anggaran yang lebih besar lagi.(NACO/B-5)









