BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS berkolaborasi dengan Asosiasi Sawitku Masa Depanku atau SAMADE melakukan Kegiatan Kemitraan Usaha Kecil Menengah dan Koperasi atau UKMK sawit yaitu Workshop UKMK Sawit Pembuatan Pupuk Organik, Pembuatan Lidi Sawit dan Batik Sawit dalam rangka memperkuat UKMK sawit.
"Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya kewirausahaan dan pengembangaan UKMK berbasis sawit," kata Helmi Muhansyah Kepala Divisi Usaha Kecil Menengah dan Koperasi BPDPKS.
Selain itu juga, lanjutnya, kegiatan ini memberikan pengetahuan dan keterampilan petani sawit untuk membuat pupuk organik, memberikan pengetahuan tentang memanfaatkan bahan bahan yang ada di kebun, meningkatkan penghasilan kesejahteraan dan kemandirian petani UKMK sawit, dan menambah lapangan pekerjaan sehingga pengangguran dapat dikurangi.
Rangkaian kegiatan dibagi dalam dua kegiatan yaitu pemaparan materi teknis dan praktek lapang pembuatan pupuk organik, pengolahan lidi sawit dan praktek pembuatan batik sawit dengan melibatkan kaum perempuan petani UKMK Sawit.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Zulfadli menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sumbangsih anak negeri terhadap kelangsungan hidup petani sawit.
--page
"Riau merupakan daerah yang kontribusi minyak sawitnya mencapai 21 persen berdasarkan data terdapat 3 juta orang bergantung di sektor sawit," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/B-11)









