BORNEONEWS, Sampit - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, memindahkan perangkap beruang yang sebelumnya dipasang di kebun warga di Jalan Samekto Barat, Sampit, Kotawaringin Timur, Selasa, 30 November 2021. Perangkap tersebut akan ditempatkan ke lokasi laporan kemunculan beruang terbaru yakni fi Desa Karang Tunggal, Kecamatan Parenggean.
"Rencananya, besok perangkap di bawa ke Desa Karang Tunggal," ucap Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, Muriansyah.
Ditambahkan Muriansyah, alasan pihaknya mengangkat perangkap beruang dari Jalan Samekto Barat, karena beruang di lokasi itu terlalu cerdik. Sebab mengetahui keberadaan perangkap.
"Selain itu kembali ada laporan kemunculan beruang di Desa Karang Tunggal. Sehingga atasan memerintahkan untuk memasang perangkap besok hari di Desa Karang Tunggal," imbuh Muriansyah.
Sebelumnya, pada 22 November 2021 lalu, warga Desa Karang Tunggal melaporkan keberadaan beruang madu di dekat permukiman. Beruang madu itu telah membuat sarang di sebatang pohon tepat di belakang rumah warga.
--page
Hal tersebut membuat warga resah dan waswas. Pihak BKSDA pun telah berupaya menenangkan warga dan memberikan masukan dalam menyikapi kemunculan beruang sekitar permukiman.
BKSDA juga menyarankan pemilik kebun, terutama di lokasi beruang membuat sarang agar menutup akses ke lokasi yang berpotensi dibuat sarang, seperti kebun buah. Agar hewan berbahaya ini tak bisa masuk dan membuat sarang baru. (USAY NOR RAHMAD/B-5)









