PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Kalteng, HM Sriosako mengatakan untuk memenuhi kebutuhan akan jaringan listrik hingga wilayah pelosok, hal yang perlu diperhatikan yakni infrastruktur jalan.

Pasalnya, menurut Sriosako saat ini jalan merupakan salah satu hal yang menjadi pertimbangan oleh pihak terkait seperti PLN untuk menyalurkan listrik hingga wilayah-wilayah pelosok di Kalteng.

"Apabila infrastruktur jalan tidak memadai tentu itu menjadi pertimbangan, karena dalam prosesnya pemasangan jaringan listrik ini ada aktivitas bongkar muat alat, jadi kalau jalannya susah dilalui maka tipis harapan dalam waktu dekat listrik dapat masuk ke wilayah-wilayah pelosok," kata dia, Rabu, 1 Desember 2021.

Untuk itu, sebut dia pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota agar senantiasa memperhatikan setiap infrastruktur jalan yang ada di daerahnya masing-masing agar bisa dibenahi. Sehingga, seluruh wilayah pelosok di Kalteng mempunyai jaringan listrik dapat terwujud.

--page


"Setiap daerah harus bekerja ekstra memperhatikan infrastruktur jalan di wilayahnya masing-masing. Apalagi yang menuju ke wilayah pelosok. Karena listrik atau apapun itu akan memberikan dampak pada pembangunan daerah yang semakin pesat," ujarnya.

Dikatakannya, agar semua itu dapat diwujudkan semua pihak harus optimis dan tentunya dibarengi dengan bekerja lebih baik lagi. Sehingga, target pada tahun 2024 mendatang Kalteng benar-benar bisa teraliri listrik hingga wilayah pelosok.

Dirinya berharap 'Kalteng Terang' dapat segera terealisasi dengan didukung oleh seluruh stakeholder yang ada, seperti Pemda, PLN dan juga pihak-pihak terkait lainnya.

"Kami juga telah melakukan koordinasi bersama banyak pihak untuk membahas hal tersebut. Semoga saja dengan adanya komunikasi yang baik maka kita dapat wujudkan cita-cita bersama membuat Kalteng Terang," imbuhnya. (DONNY D/B-7)