PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran menilai penyimpangan pengadaan barang dan jasa tidak selalu karena disengaja.

Namun hal itu bisa juga terjadi karenanya kurangnya kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang mengelolanya sehingga mengakibatkan maladministrasi.

“Penyimpangan bisa saja terjadi disebabkan beberapa hal, baik faktor penyimpangan yang diniatkan, atau SDM yang kurang kompetensi yang bisa menimbulkan kesalahan administrasi,“ ucap Sugianto di sela sela seminar nasional penguatan transparansi dan akuntabilitas seperti dikutip dari MMC Kalteng Kamis, 2 Desember 2021.

Sugianto mengingatkan pentingnya pondasi akhlak dalam bekerja serta peningkatan kompetensi SDM untuk menghindari penyimpangan.

“Akhlak dalam melaksanakan pekerjaan penting sebagai rambu supaya tidak menyimpang di samping aturan yang sudah mengatur,” tuturnya.

--page

“Saya memang fokus terhadap peningkatan SDM dengan kemampuan SDM yang handal dibidangnya akan meminimalisasi kesalahan yang bersifat administratif,” tambahnya. (HERMAWAN DP/B-6)