BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro melalui rilisnya mengungkapkan semua dimensi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalteng di 2021 meningkat.
"Peningkatan IPM 2021 terjadi pada semua dimensi, baik umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak," ujarnya, Sabtu 4 Desember 2021.
Hal ini tentunya berbeda dengan peningkatan IPM di tahun 2020 lalu yang hanya didukung oleh peningkatan pada dimensi umur panjang, hidup sehat dan dimensi pengetahuan, sedangkan dimensi standar hidup layak mengalami penurunan.
Sedangkan tahun ini dimensi hidup layak yang diukur berdasarkan rata-rata pengeluaran riil per kapita atau yang disesuaikan meningkat 0,25 persen.
Selanjutnya dimensi pendidikan, penduduk berusia 7 tahun memiliki harapan lama sekolah atau dapat menjalani pendidikan formal selama 12,74 tahun, atau hampir setara dengan lamanya waktu untuk menamatkan pendidikan hingga setingkat Diploma I.
Angka ini meningkat 0,08 tahun dibandingkan dengan tahun 2020 yang mencapai 12,66 tahun. Sementara untuk rata-rata lama sekolah penduduk umur 25 tahun ke atas meningkat 0,05 tahun dari 8,59 tahun menjadi 8,64 tahun di 2021.
--page
Kemudian dimensi umur panjang dan hidup sehat, bayi yang lahir pada 2021 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 69,79 tahun, lebih lama 0,05 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya. (DONNY D/B-6)









