PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tumpahan oli yang tercecer di jalan kawasan Bundaran Bahari menuju Paring Kuning, Desa Sungai Kapitan, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, membuat dua pengendara motor terjatuh pada Minggu, 5 Desember 2021, sekitar pukul 11.44 WIB.

Insiden tersebut langsung diunggah ke media sosial oleh warganet, dengan imbauan khsusunya kepada pengendara roda dua agar berhati-hati saat melintas kawasan tersebut, karena ada tambahan oli. Selanjutnya, ditimpali komenrar netizen, meminta kepada Damkar Kobar agar memberikan pertolongan.

"Menindaklanjuti hal tersebut, tim Damkar Kobar langsung menuju lokasi dengan membawa satu unit mobil tangki dan melakukan penanganan dan pembersihan," kata KasatPol PP dan Damkar Kobar Majerum Purni melalui Kabid Damkar Kobar Dwi Agus Suhartono.

Saat di lokasi, pihaknya tidak mendapati korban terjatuh karena ceceran oli tersebut. Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh, akibat ceceran oli itu setidaknya ada dua pengendara motor yang terjatuh.

"Kalau korban di lapangan memang tidak kami temukan, tapi berdasarkan keterangan dan postingan netizen di medsos terutama di FB sudah ada 2 orang yang terjatuh karena ceceran oli itu," jelas Kabul, sapaan akrabnya.

--page

Dia melanjutkan, setelah dilakukan pengecekan oleh personel Damkar, dideteksi jika ceceran oli itu tidak hanya ada di Paring Kuning, tapi juga di Batu Belaman mulai dari Simpang Tiga di Hypermart.

Atas kejadian tersebut, pihaknya menginformasikan dan mengimbau, bagi pemilik kendaraan yang merasa menumpahkan minyak atau oli dari tangki kendaraannya, agar dapat memeriksa lagi kendaraannya sebelum digunakan.

"Sebelum berkendara, harap dipastikan kondisi dan kemananan kendaraannya dan jangan sampai mencelakakan orang lain atau pengendara lain," pungkasnya. (DANANG/B-7)